RSS

Just in case…

Masih ada yang mencari dan menemukan blog ini, saya sekarang ngeblog di http://behindmymessydesk.com

🙂

 
Leave a comment

Posted by on June 24, 2013 in Uncategorized

 

100+ Buku Indonesia yang Wajib Dibaca Sebelum Anda Meninggal

Iseng-iseng saya mau membuat list buku-buku hasil karya orang Indonesia yang wajib dibaca. Sementara ini masih menurut pendapat saya dan seinget saya juga. Mudah-mudahan bisa berkembang jadi lebih representatif nantinya. Kalau ada usul/tambahan/protes, silakan🙂
  1. Bumi Manusia — Pramoedya Ananta Toer
  2. Siti Nurbaya — Marah Rusli
  3. Atheis — Achdiat K. Mihardja
  4. Layar Terkembang — Sutan Takdir Alisjahbana
  5. Laskar Pelangi — Andrea Hirata
  6. Supernova: Ksatria, Puteri dan Bintang Jatuh — Dee
  7. Madre — Dee
  8. Ca Bau Kan — Remy Sylado
  9. Ronggeng Dukuh Paruk — Ahmad Tohari
  10. Robohnya Surau Kami — A. A. Navis
  11. Saman — Ayu Utami
  12. Salah Asuhan — Abdul Moeis
  13. Badai Pasti Berlalu — Marga T.
  14. Dilarang Menyanyi di Kamar Mandi — Seno Gumira Ajidarma
  15. Namaku Hiroko — Nh. Dini
  16. Galaksi Kinanthi — Tasaro GK
  17. Dan Hujan Pun Berhenti — Farida Susanty
  18. Cantik itu Luka — Eka Kurniawan
  19. Tuhan & Hal-hal yang Tak Selesai — Goenawan Mohamad
  20. Kau Memanggilku Malaikat — Arswendo Atmowiloto
  21. Ayat-ayat Cinta — Habiburrahman El Shirazy
  22. Negeri 5 Menara — Ahmad Fuadi
 
2 Comments

Posted by on December 2, 2011 in Uncategorized

 

Konfesi Accra (Accra Confession), Latar Belakang

Terjemahan dari pamflet Accra Confession yang dapat diunduh di sini.

Kisah Konfesi Accra

Konfesi Accra adalah hasil dari proses yang berlangsung selama 15 tahun…

1989 — Pada Sidang Umum World Alliance of Reformed Council (WARC) di Seoul, Korea, tahun 1989, “Surat Terbuka kepada Anak-anak dan Orang Muda di Bumi” mengajak gereja-gereja anggota WARC untuk memasuki perjanjian untuk keadilan karena adanya “ancaman-ancaman terhadap kehidupan di zaman sekarang, demi seluruh ciptaan, masa depan kemanusiaan dan khususnya bagi anak-anak dan orang muda di bumi ini.”

1995 — Panggilan tersebut menjadi semakin kuat pada tahun 1995 ketika gereja-gereja di Afrika dalam sebuah konsultasi di Kitwe, Zambia, menyarankan kepada WARC agar keadaan ekonomi global saat ini dinyatakan berlawanan dengan iman Kristiani dengan cara yang serupa dengan posisi gereja-gereja dalam sejarah terhadap gerakan Nazi dan apartheid.

1997 — Sidang Umum WARC di Debrecen, Hungaria, pada tahun 1997 mengajak gereja-gereja anggota WARC untuk terlibat dalam “sebuah proses penuh komitmen untuk mengenal, memelajari dan mengakui ketidakadilan ekonomi dan kehancuran ekologis.” Proses tersebut kemudian dikenal sebagai proses Berjanji untuk Keadilan Ekonomi dan Bumi (Covenanting for Justice in the Economy and the Earth) dan diimplementasikan di berbagai wilayah dunia, bekerjasama dengan Dewan Gereja Dunia (World Council of Churches) dan Lutheran World Federation.

2004 — Sidang Umum tahun 2004 di Accra, Ghana, merupakan puncak proses Berjanji untuk Keadilan Ekonomi dan Bumi. Gereja-gereja dari wilayah global Selatan khususnya menantang keluarga gereja Reformasi di Accra, menanyakan berapa lama mereka harus menunggu sampai ada sebuah pengakuan iman yang satu melawan kerusakan yang diakibatkan oleh keadaan ekonomi global. Meskipun beberapa gereja dari wilayah global Utara tidak bersedia mengambil posisi konfesi doktrinal, pada akhirnya terjadi konsensus mengenai masalah-masalah yang disebabkan oleh keadaan ekonomi global dan ketidakadilan yang dihasilkannya. Maka, sidang mencapai keputusan untuk merespon secara konfesional, yaitu untuk mengambil posisi iman mengenai ketidakadilan ekonomi global dan kerusakan ekologi.

Meskipun bukan merupakan sebuah konfesi doktrinal layaknya Katekismus Heidelberg atau Konfesi Westminster, Konfesi Accra menantang doktrin-doktrin ekonomi masa kini dengan kritik tradisional gerakan Reformasi terhadap berhala (dalam hal ini mamon, konsumerisme, pasar keuangan dan spekulasi) yang menyangkal kemahakuasaan Allah yang memberi kehidupan dan melanggar perjanjian Allah dengan tidak mengikutsertakan mereka yang miskin, yang lemah dan keseluruhan alam ciptaan dari kepenuhan hidup.

 
Leave a comment

Posted by on July 29, 2011 in Tentang Teologi

 

Mengurus Paspor RI di Imigrasi Jakarta Selatan

Beberapa tahun yang lalu, mengurus paspor sendiri merupakan suatu hal yang hampir-hampir tidak mungkin. Tapi sekarang, kita sudah bisa mengurus paspor sendiri, bahkan bebas dari pungutan-pungutan liar sehingga total biaya yang dikeluarkan hanya sebesar Rp. 255.000 ditambah beberapa biaya tambahan untuk fotokopi, map dan kalau perlu surat tertentu yang membutuhkan materai. Waktu yang dibutuhkan kurang lebih 1 minggu.

Berikut langkah-langkah yang harus ditempuh, khususnya untuk pengurusan paspor di kantor imigrasi Jakarta Selatan berdasarkan pengalaman saya mengurus paspor dalam minggu kemarin.

  1. Membeli map dokumen dan mengambil formulir di koperasi. Formulirnya gratis, mapnya bayar, Rp. 5,000. Saran saya, belilah map dan ambil formulirnya lalu bawa pulang dulu, isi, lengkapi semua dokumennya. Dokumen yang diperlukan adalah: Kartu Tanda Penduduk (KTP); Akte Kelahiran (KK) dan atau Surat Tanda Tamat Belajar/Ijazah; Surat Kawin/Akte Nikah bagi yang telah menikah; Paspor RI yang lama bagi pemohon penggantian paspor RI; Surat ganti nama (jika direncanakan akan dilakukan perubahan atau pergantian nama); Rekomendasi tertulis dari atasan atau pimpinan bagi mereka yang bekerja sebagai PNS, karyawan BUMN, TNI/Polri atau Karyawan Swasta; — Semua dokumen ini harus disiapkan aslinya dan fotokopinya. Fotokopi harus berukuran A4. Masukkan formulir yang sudah diisi lengkap dan fotokopi dokumen-dokumen di atas ke dalam map.
  2. Hari kedua, datanglah pagi-pagi ke kantor imigrasi (saran saya, sekitar jam 7 pagi) dengan membawa map dokumen dan jangan lupa dokumen-dokumen aslinya. Letakkan map di lantai, di samping mesin pembagian nomer. Selanjutnya, carilah tempat duduk.
  3. Sekitar pukul 7.45, petugas akan memulai dengan pengumuman. Jangan lupa untuk membalas salam dari petugas yang menggunakan microphone🙂
  4. Pukul 8.00, akan ada petugas yang mengambil map-map tersebut dan membagikan nomor antrian. Dengarkan baik-baik nama Anda akan dipanggil. Biasanya, nomor antrian sudah diselipkan di dalam map. Nomor antrian diawali dari 201. Jadi, Anda bisa menghitung kira-kira berapa orang di depan Anda.
  5. Sesudah pembagian nomor, petugas di loket 1, 2, dan 3 akan mulai memanggil nomor antrian disertai instruksi ke loket berapa Anda harus membawa berkas Anda. Ketika nomor antrian Anda dipanggil, datanglah ke loket dan serahkan map dokumen Anda beserta semua dokumen asli yang Anda miliki. Petugas akan memeriksa dokumen-dokumen Anda kemudian mengembalikan dokumen aslinya. Apabila ada dokumen yang kurang, petugas akan menginformasikannya kepada Anda. Dalam kasus saya, sebagai mahasiswa yang baru lulus, saya diminta melampirkan surat keterangan tidak bekerja/baru lulus kuliah. Surat ini disediakan di koperasi dengan membayar biaya meterai Rp. 6,000. Setelah semua dokumen Anda dianggap cukup lengkap, Anda akan mendapatkan tanda terima permohonan paspor. Selesailah hari pertama Anda di kantor imigrasi.
  6. Pada tanda terima yang Anda dapatkan, tertera tanggal di mana Anda harus kembali ke kantor imigrasi, biasanya dua hari setelah Anda menyerahkan dokumen. Pada tanggal tersebut, datanglah kembali ke kantor imigrasi sepagi mungkin (lagi-lagi, sekitar pukul 7.00 adalah waktu yang baik). PENTING: tancapkan tanda terima Anda di paku yang tersedia di depan loket 4. Pada saat kantor imigrasi mulai beroperasi, nama Anda akan dipanggil berdasarkan urutan penancapan tersebut.
  7. Ketika nama Anda dipanggil di loket 4, Anda diberi kesempatan melengkapi apabila masih ada dokumen yang kurang. Jika tidak, Anda akan diminta menunggu sampai nama Anda dipanggil di kasir.
  8. Pada waktu kasir memanggil nama Anda, siapkan uang pembayaran sebesar Rp. 255,000. Sediakan uang pas untuk menghemat waktu. Selanjutnya, Anda akan menerima tanda bukti pembayaran.
  9. Naiklah ke lantai dua dengan tanda bukti pembayaran Anda dan tancapkan tanda bukti pembayaran tersebut di paku di depan ruang foto. Tidak lama kemudian, Anda akan dipanggil untuk mengambil nomor antrian foto. Selanjutnya, silakan mengambil tempat duduk sambil menunggu nomor antrian Anda muncul di layar televisi yang tersedia.
  10. Setelah nomor antrian Anda muncul, masuklah ke ruang foto. Anda masih harus menunggu di dalam, silakan mengambil tempat duduk yang tersedia. Ketika sudah ada petugas yang siap, Anda akan diarahkan ke petugas tersebut.
  11. Ambillah tempat duduk dan siapkan diri Anda untuk difoto. Petugas akan mengarahkan Anda. Petugas juga akan melakukan wawancara. Jangan kuatir, wawancara ini hanya seputar data diri Anda. Setelah difoto, Anda juga harus memindai sidik jari. Pastikan jari tangan Anda tidak berkeringat untuk mempercepat prosesnya. Langkah selanjutnya adalah menandatangani paspor Anda sesuai arahan petugas. Pastikan semua data Anda benar sebelum menandatangani. Setelah proses ini selesai, selesailah hari ketiga Anda di kantor imigrasi. Anda akan membawa pulang lembaran pertama dari tanda terima pembayaran dan diminta kembali minggu berikutnya.
  12. Satu minggu kemudian, saatnya mengambil paspor Anda. Pengambilan paspor dapat diwakilkan oleh anggota keluarga (satu kartu keluarga) atau orang lain dengan menggunakan surat kuasa disertai fotokopi KTP. Saya mengusulkan untuk mengambil sendiri. Kembali, datanglah pagi-pagi, dan kali ini tancapkan lembaran yang Anda miliki di depan loket 5 (loket paling ujung dekat tembok). Ambillah tempat duduk dan tunggu sampai nama Anda dipanggil.
  13. Ketika nama Anda dipanggil, majulah ke loket tersebut, tuliskan nama Anda dan nomor paspor Anda (yang akan dibacakan oleh petugas) di buku catatan milik petugas, serta tandatangani buku tersebut. Selanjutnya, petugas akan meminta Anda menandatangani bukti pengambilan di dokumen Anda dan memfotokopi paspor Anda. Di kantor imigrasi Jakarta Selatan ada dua tempat fotokopi, yaitu di koperasi dan satu lagi di dekat pintu masuk. Petugas fotokopi sudah tahu apa yang perlu difotokopi (lembar depan dan lembar belakang dari paspor Anda). Serahkan hasil fotokopi tersebut kembali ke loket 5, dan Anda telah selesai mengurus paspor!
Catatan: pada setiap kesempatan, saya datang sekitar pukul 7.15 dan selesai antara pukul 9.00 – 10.00. Yang sangat penting untuk dicermati adalah bagian yang saya bold di atas, yaitu tempat di mana Anda harus meletakkan dokumen/tanda terima Anda yang sebetulnya merupakan antrian. Apabila Anda lalai menempatkan dokumen-dokumen tersebut, bisa jadi Anda harus menunggu sangat lama sampai giliran Anda tiba.
Selamat mengurus paspor sendiri!🙂
 
Leave a comment

Posted by on July 21, 2011 in Tentang Hidup

 

Konfesi Accra (Accra Confession), Apa dan Mengapa

Terjemahan dari pamflet Accra Confession yang dapat diunduh di sini.

Apakah itu Konfesi Accra?

Konfesi Accra diakui oleh para delegasi sidang umum ke-24 World Alliance of Reformed Churches (WARC) 24th bertempat di Accra, Ghana (2004), berdasarkan pemahaman teologis bahwa ketidakadilan ekonomi dan lingkungan yang disebabkan oleh perkembangan ekonomi global membutuhkan respons dari keluarga tradisi Reformasi sebagai bagian dari iman kepada injil Yesus Kristus. Konfesi Accra mengajak orang-orang Kristen dari tradisi Reformasi di seluruh dunia untuk berhadapan langsung dengan ketidakadilan yang terjadi di dunia sebagai bagian integral dari kesaksian dan misi gerejanya.

Mengapa Gereja Membutuhkan Konfesi Accra?

  1. Keadilan adalah sebuah masalah iman. Konfesi Accra menyatakan bahwa hal-hal yang terkait keadilan ekonomi dan lingkungan bukan sekedar masalah sosial, politik maupun moral: mereka adalah bagian integral dari iman kepada Yesus Kristus dan memengaruhi integritas gereja. Bersikap setia terhadap perjanjian Allah mewajibkan setiap individu Kristen bersama gereja-gereja untuk mengambil sikap melawan ketidakadilan ekonomi dan lingkungan yang tengah terjadi.
  2. Kesatuan gereja sangatlah penting. Kesatuan terkait dengan kebersamaan, sekalipun isu-isu yang dihadapi oleh gereja merupakan isu yang berpotensi memecah belah. Meskipun realitas kompleks dari globalisasi belum menghasilkan konsensus yang utuh, keluarga gereja dari tradisi Reformasi secara global menyampaikan pendapatnya terhadap kenyataan problematis dari ekonomi global masa kini melalui Konfesi Accra.
  3. Gereja berada dalam solidaritas dengan manusia yang menderita dan tengah berjuang. Mengikuti tradisi keadilan dari para nabi dalam Alkitab dan Yesus di dalam narasi-narasi Injil, Konfesi Accra melihat ke(tidak)teraturan dunia masa kini dengan cara “melihat melalui mata mereka yang tidak berkuasa dan tengah menderita”. Konfesi ini mengajak gereja-gereja dan masyarakat untuk mendengar teriakan orang-orang yang menderita dan luka dari ciptaan itu sendiri yang telah dikonsumsi secara berlebihan dan tidak diberikan penghargaan yang semestinya oleh ekonomi global masa kini.

Selanjutnya… Sejarah Konfesi Accra (dalam proses)

 
Leave a comment

Posted by on July 20, 2011 in Tentang Teologi

 

Tentang Buku: Dari Datuk ke Sakura Emas

Dari Datuk ke Sakura Emas

Dari Datuk ke Sakura Emas adalah kumpulan cerpen yang diterbitkan oleh Gramedia. Bukan kumpulan cerpen biasa karena buku yang satu ini memiliki misi khusus: menyelamatkan Pusat Dokumentasi Sastra HB Jassin.

Empat belas orang penulis masing-masing menyumbangkan cerita pendeknya untuk buku ini, yang seluruh royaltinya disumbangkan ke Pusat Dokumentasi Sastra HB Jassin. Berikut daftar para penulis tersebut dan judul cerpennya:

  1. A. Fuadi — Datuk
  2. Alberthiene Endah — Sebuah Keputusan
  3. Andrei Aksana — Ke Seberang Dermaga
  4. Asma Nadia — Emak Ingin Naik Haji (dari buku Emak Ingin Naik Haji, 2009)
  5. Avianti Armand — Pagi di Taman
  6. Clara Ng — Misalkan Ini Adalah Dongeng
  7. Dewi “Dee” Lestari — Mencari Herman (dari buku Filosofi Kopi, 2006)
  8. Dewi Ria Utari — Ingatan
  9. Happy Salma — Kamis Ke-200
  10. Icha Rahmanti — Sambal Dadak
  11. Indra Herlambang — Pagar Soka
  12. M. Aan Mansyur — Di Tempatmu Berbaring Sekarang
  13. Putu Fajar Arcana — Perempuan yang Berumah di Rumpun Bambu
  14. Sitta Karina — Sakura Emas
Dengan melihat daftar nama di atas saja, sudah dapat diduga bahwa buku ini merupakan bacaan yang sangat baik, dan memang demikian. Tidak ada satupun cerpen yang tidak menarik perhatian. Memang, beberapa cerpen tidak meninggalkan kesan yang mendalam, namun secara keseluruhan buku ini menyenangkan untuk dibaca dan dinikmati. Harga Rp. 40,000,- pun tidak terasa mahal kalau diingat bahwa tujuan utama buku ini adalah terus memajukan dunia sastra Indonesia.
Oh ya, kalau harus memilih satu cerpen favorit saya dari buku ini, kemungkinan besar pilihan saya akan jatuh kepada cerpen Pagar Soka karya Indra Herlambang. Ah, tapi saya suka semua🙂
 
Leave a comment

Posted by on May 31, 2011 in Tentang Buku

 

List Pelayanan

Mumpung “jam terbang” pelayanan sebagai pembicara di sana-sini masih sedikit, ngga ada salahnya kan saya buat list pelayanan yang pernah saya lakukan. Itung-itung jadi pelengkap CV. Hehehe.

Khotbah Umum

  1. GKI Pondok Indah, Jakarta, 17.00, 05.09.10
  2. GKI Pondok Indah, Jakarta, Pos Pelayanan Telaga Kahuripan, 09.00, 24.10.10
  3. GKI Pondok Indah, Jakarta, 06.30, 05.12.10
  4. GKI Pondok Indah, Jakarta, 17.00, 05.12.10
  5. GKI Sangkrah, Surakarta, 06.30, 01.05.11
  6. GKI Sangkrah, Surakarta, 09.00, 01.05.11
  7. GKI Sangkrah, Surakarta, 17.00, 01.05.11
  8. GKI Panglima Polim, Jakarta, 18.06.11 (penterjemah)

Khotbah Anak, Remaja, Pemuda (Minggu)

  1. Kebaktian Pra-Remaja, GKI Pondok Indah, 16.05.10
  2. Kebaktian Remaja Junior, GKI Pondok Indah, 23.05.10
  3. Kebaktian Remaja, GKI Pondok Indah, 22.08.10
  4. Kebaktian Anak, GKI Seroja, 29.08.10
  5. Kebaktian Pra-Remaja, GKI Pondok Indah, 05.09.10
  6. Kebaktian Remaja Junior, GKI Pondok Indah, 12.09.10
  7. Kebaktian Pra-Remaja, GKI Pondok Indah, 19.09.10
  8. Kebaktian Remaja, GKI Pondok Indah, 03.10.10
  9. Kebaktian Pemuda (Retreat), GKI Bintaro Utama, 27.02.10
  10. Kebaktian Pemuda, GKI Pondok Indah, 20.03.10
  11. Kebaktian Pemuda, GKJ Nehemia, 27.03.10

Khotbah Persekutuan

  1. Persekutuan Doa Agape, California, Amerika Serikat, 04.07.10
  2. Persekutuan Doa Agape, California, Amerika Serikat, 09.07.10
  3. Persekutuan Remaja, GKI Pondok Indah, 07.08.10
  4. Persekutuan Doa Pagi, GKI Pondok Indah, 02.10.10
  5. English Fellowship, GKI Samanhudi, 15.01.11
  6. Persekutuan Kombas TCC, GKI Pondok Indah, 29.01.11
  7. Persekutuan Kombas Cipete, GKI Pondok Indah, 12.02.11
  8. Persekutuan Kombas Lebak Bulus, GKI Pondok Indah, 26.02.11
  9. English Service, SMAK 5 BPK Penabur, 01.03.11
  10. Kebaktian Kamis, SMAK Tirta Marta, 07.04.11
  11. English Fellowship, GKI Samanhudi, 16.07.11

Persiapan GSM

  1. GKI Pondok Indah, 24.01.10
  2. GKI Pondok Indah, 14.02.10
  3. GKI Pondok Indah, 19.09.10
  4. GKI Bintaro Utama, 06.05.11

Kegiatan Khusus/Lain-lain

  1. Camp Mandiri (kelas 3), SDK Tirta Marta, 28.08.10
  2. Camp Mandiri (kelas 4), SDK Tirta Marta, 04.08.10
  3. Pembubaran Panitia PRPG, 13.09.10
  4. Khotbah Senin Pagi, STT Jakarta, 04.10.10
  5. Katekisasi, GKI Pondok Indah, 26.10.10
  6. Khotbah Kelas Homiletika, STT Jakarta, 27.10.10
  7. Khotbah Anak dalam Acara Kebersamaan Kombas TCC, GKI Pondok Indah, 06.11.10
  8. Katekisasi, GKI Pondok Indah, 09.11.10
  9. Katekisasi, GKI Pondok Indah, 16.11.10
  10. Kebersamaan di Panti Asuhan Panti Elok, GKI Bintaro Utama, 20.11.10
  11. Retreat Pemuda, GKI Bintaro Utama, 27.02.11
  12. Kebaktian Persiapan Ujian, SDK Permata Bunda, 07.05.11
  13. Family Gathering, SDK Tirta Marta, 10.06.11
  14. Holiday with Jesus, GKI Pondok Indah, 17.06.11 – 19.06.11
  15. Live-in Komisi Remaja GKI Jateng Klasis Jakarta II (dedication service), 25.06.11
  16. Bible Camp, GKI Pondok Indah (dedication service), 09.07.11
 
Leave a comment

Posted by on May 19, 2011 in Tentang Saya