RSS

Konfesi Accra (Accra Confession), Latar Belakang

29 Jul

Terjemahan dari pamflet Accra Confession yang dapat diunduh di sini.

Kisah Konfesi Accra

Konfesi Accra adalah hasil dari proses yang berlangsung selama 15 tahun…

1989 — Pada Sidang Umum World Alliance of Reformed Council (WARC) di Seoul, Korea, tahun 1989, “Surat Terbuka kepada Anak-anak dan Orang Muda di Bumi” mengajak gereja-gereja anggota WARC untuk memasuki perjanjian untuk keadilan karena adanya “ancaman-ancaman terhadap kehidupan di zaman sekarang, demi seluruh ciptaan, masa depan kemanusiaan dan khususnya bagi anak-anak dan orang muda di bumi ini.”

1995 — Panggilan tersebut menjadi semakin kuat pada tahun 1995 ketika gereja-gereja di Afrika dalam sebuah konsultasi di Kitwe, Zambia, menyarankan kepada WARC agar keadaan ekonomi global saat ini dinyatakan berlawanan dengan iman Kristiani dengan cara yang serupa dengan posisi gereja-gereja dalam sejarah terhadap gerakan Nazi dan apartheid.

1997 — Sidang Umum WARC di Debrecen, Hungaria, pada tahun 1997 mengajak gereja-gereja anggota WARC untuk terlibat dalam “sebuah proses penuh komitmen untuk mengenal, memelajari dan mengakui ketidakadilan ekonomi dan kehancuran ekologis.” Proses tersebut kemudian dikenal sebagai proses Berjanji untuk Keadilan Ekonomi dan Bumi (Covenanting for Justice in the Economy and the Earth) dan diimplementasikan di berbagai wilayah dunia, bekerjasama dengan Dewan Gereja Dunia (World Council of Churches) dan Lutheran World Federation.

2004 — Sidang Umum tahun 2004 di Accra, Ghana, merupakan puncak proses Berjanji untuk Keadilan Ekonomi dan Bumi. Gereja-gereja dari wilayah global Selatan khususnya menantang keluarga gereja Reformasi di Accra, menanyakan berapa lama mereka harus menunggu sampai ada sebuah pengakuan iman yang satu melawan kerusakan yang diakibatkan oleh keadaan ekonomi global. Meskipun beberapa gereja dari wilayah global Utara tidak bersedia mengambil posisi konfesi doktrinal, pada akhirnya terjadi konsensus mengenai masalah-masalah yang disebabkan oleh keadaan ekonomi global dan ketidakadilan yang dihasilkannya. Maka, sidang mencapai keputusan untuk merespon secara konfesional, yaitu untuk mengambil posisi iman mengenai ketidakadilan ekonomi global dan kerusakan ekologi.

Meskipun bukan merupakan sebuah konfesi doktrinal layaknya Katekismus Heidelberg atau Konfesi Westminster, Konfesi Accra menantang doktrin-doktrin ekonomi masa kini dengan kritik tradisional gerakan Reformasi terhadap berhala (dalam hal ini mamon, konsumerisme, pasar keuangan dan spekulasi) yang menyangkal kemahakuasaan Allah yang memberi kehidupan dan melanggar perjanjian Allah dengan tidak mengikutsertakan mereka yang miskin, yang lemah dan keseluruhan alam ciptaan dari kepenuhan hidup.

 
Leave a comment

Posted by on July 29, 2011 in Tentang Teologi

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: